GERAKAN CINTA ZAKAT
BAZNAS Prov. Kalimantan Utara

Badan Amil Zakat Nasional Prov. Kalimantan Utara

BAZNAS Kaltara Gandeng BKMT Salurkan 110 Paket Bantuan

TANJUNG SELOR, – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Kalimantan Utara bersama dengan Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Kaltara, bekerjasama dalam menyalurkan 110 paket bantuan sembako kepada masyarakat yang membutuhkan.

Dari informasi yang Koran Kaltara terima, dalam satu paket bantuan berisi beras 5 kilogram, telur ayam ras satu piring dan beberapa jenis lainnya yang dikemas dalam satu plastik.

Ketua I Baznas Kaltara, H. Yusransyah SE MAP mengatakan, teknis penyaluran bantuan diserahkan sepenuhnya kepada pihak BKMT. “Secara simbolis, kami sudah menyerahkan bantuan ini melalui BKMT Kaltara. Nantinya akan disalurkan pada masyarakat di sekitar Ibukota provinsi,” kata Yusransyah.

Yusran berharap bantuan ini bisa meringankan beban masyarakat yang membutuhkan. Terutama mereka yang terdampak pandemic covid-19. “Dengan pandemic covid-19 saat ini, masyarakat yang berhak menerima bantuan semakin bertambah. Sehingga kita juga fokus menyalurkan dana zakat infaq dan sedekah dari umat ke sana,” tambahnya.

Yusran menargetkan bantuan tahun depan bisa lebih meningkat. Baik dari jumlah bantuan hingga jumlah penerimanya. “Tahun lalu kita juga sudah ada kerjasama dengan BKMT untuk penyaluran bantuan. Harapan di tahun-tahun ke depan, semoga programnya bisa ditingkatkan lagi jumlah dan jangkauannya,” harap Yusransyah.

Sementara itu, Ketua BKMT Kaltara, Hj Khaudijah Arief mengatakan, pihaknya sudah menyeleksi calon penerima bantuan. Secara umum, terdapat tiga kriteria penerima yang diprioritaskan. Yakni kaum duafa, mualaf dari ekonomi lemah dan umat muslim terdampak pandemic covid-19.

“Kita juga mengupayakan agar penerima ini juga belum sama sekali menerima bantuan dari pihak lainnya. Sehingga benar-benar berbagi bagi yang sangat-sangat butuh,” kata Khaudijah.

Lanjutnya, bantuan tidak hanya disalurkan di wilayah Tanjung Selor saja. Melainkan juga beberapa titik pemukiman lain di luar perkotaan.

“Selain di seputaran kota, kita juga menyalurkannya ke daerah transmigran di SP 5, SP 5A dan SP 6. Kemudian di Tanjung Palas Tengah, Tanjung Palas Sebrang, Apung dan Gunung Sari,” ujar Khaudijah.(*/bis)

Sumber : korankaltara.com

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *